Selasa, 23 Maret 2010

TUGAS 2 RISET AKUNTANSI

TUGAS 2 RISET AKUNTANSI

Buatlah abstraksi dari jurnal atau penelitian (dengan bahasa atau gaya sendiri)?

Judul

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AUDIT DELAY PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG LISTING DI BEI

Abstraksi :
Kebutuhan akan laporan keuangan perusahaan yang telah diaudit oleh seorang auditor dewasa ini semakin meningkat. Dengan semakin berkembangnya pasar modal di Indonesia pada saat ini yang ditandai dengan berkembangnya perusahaan-perusahaan yang go public. Yang diwajibkan oleh Bapepam-LK, dimana setiap perusahaan go public harus menyerahkan laporan keuangan yang telah diaudit selambat-lambatnya 90 hari setelah tanggal diterbitkannya laporan keuangan tahunan. Peraturan ini tertuang dalam surat Keputusan Ketua Bapepam-LK Nomor : Kep-36/PM/2003. Perbedaan waktu antara tanggal laporan keuangan dengan tanggal opini audit dalam laporan keuangan disebut audit delay. Penelitian ini dilakukan terhadap perusahaan perbankan yang listing di BEI tahun 2006 sampai tahun 2008. Yaitu ingin mengetahui rata-rata lamanya audit delay dan apakah faktor-faktor ukuran perusahaan, laba atau rugi usaha, ukuran KAP dan jenis opini auditor mempengaruhi audit delay. Rata-rata audit delay pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2006 sampai tahun 2008 yaitu 65,5 hari. Secara parsial ukuran perusahaan dan jenis opini auditor tidak berpengaruh terhadap audit delay. Sedangkan laba atau rugi usaha dan ukuran KAP secara parsial mempunyai pengaruh terhadap audit delay. Penelitian lanjutan memuat atau menambahkan variabel selain variabel yang sudah penulis masukan, periode penelitian, dan variasi maupun ragam sektor perusahaan yang diteliti (unit penelitian).


Judul

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN KREDIT KENDARAAN BERMOTOR PADA DEBITUR PT. WOM FINANCE SURAKARTA

Abstraksi:
Jaminan (Collateral) merupakan hal yang penting dalam kebijakan pemberian kredit karena permasalahan yang selalu dihadapi oleh lembaga keuangan adalah kredit macet yaitu resiko tidak tertagihnya kredit, dengan adanya jaminan yang tinggi berarti resiko adanya kredit yang macet akan menjadi lebih rendah. Selain jaminan faktor character juga sama pentingnya. Character berkaitan dengan watak calon debitur. Lembaga keuangan mencari data tentang sifat-sifat pribadi, watak, dan kejujuran dari pimpinan perusahaan dalam memenuhi kewajiban-kewajiban finansialnya. Dan selanjutnya adalah faktor capital. Faktor capital yaitu untuk menunjukkan posisi finansial debitur secara keseluruhan. Bank atau lembaga keuangan harus dapat mengetahui bagaimana perimbangan antara hutang dan jumlah modal sendiri calon debitur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari faktor capital (pendapatan), character (watak) dan collateral (jaminan) dalam pemberian kredit kendaraan bermotor oleh PT. Wom Finance Surakarta. Populasi atau ruang lingkup dalam penelitian ini adalah semua debitur yang menerima kredit bermotor selama bulan September-November 2006 pada PT. Wom Finance Surakarta, yaitu sebesar 126 debitur. Sedangkan jumlah sampel yang digunakan untuk penelitian berjumlah 31 orang. Kuesioner yang dipergunakan dalam penelitian ini menggunakan skala likert dengan interval 1-5. Alat uji yang dipergunakan yaitu uji validitas dengan menggunakan korelasi product moment pearson dan uji reliabilitas dengan menggunakan Alpha Cronbach yang merupakan uji instrumen penelitian. Sedangkan analisis data dengan menggunakan regresi linear berganda. Data diolah dengan menggunakan program SPSS 10.0 for windows. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa hasil uji t variabel pendapatan, karakter dan jaminan, secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemberian kredit. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi yakni sebesar 0,010 (pendapatan), 0,039 (karakter) dan 0,015 (jaminan) dimana nilai tersebut lebih kecil dari 0,05. Dari hasil uji tersebut juga menunjukkan bahwa pendapatan merupakan variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap pemberian kredit. Hasil uji F, variabel pendapatan, karakter dan jaminan secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemberian kredit kendaraan bermotor, dengan koefisien determinasi sebesar 60,8%.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar